Senin, 04 Januari 2010

MENENTUKAN PILIHAN YANG TERBAIK

Kehidupan di zaman yang serba kompetitif ini, setiap orang dituntut untuk memiliki kemampuan, bakat, atau keahlian yang dipercaya nantinya dapat menjadi modal untuk mencapai nilai keberhasilan. Pada saat ini pengandalan terhadap kepintaran, pengetahuan yang luas, mampu bekerja sama, ketekunan dan kerajinan, sangatlah menjadi faktor penentu dari masa depan karier seseorang. Maka tepat bila ada kalimat yang mengatakan “zaman ini adalah waktunya adu otak, bukan adu otot.”
Kesadaran untuk mempersiapkan diri demi menghadapi dunia yang semakin kompetitif ini seharusnya dilakukan sejak seseorang masih duduk di bangku sekolah, bahkan kalau memungkinkan sedini mungkin. Tujuannya adalah agar setiap orang memiliki motivasi dan visi di dalam menuntut ilmu, adanya keseriusan di dalam belajar, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggali ilmu yang baik di mana saja.
Ketika seseorang sesaat lagi akan selesai/lulus dari SMA, tidak sedikit ditemukan kondisi jiwa-jiwa yang sebenarnya labil, kebingungan, membutuhkan arahan, sulit untuk menentukan pilihan, akan melanjutkan kemana saya setelah ini? Jurusan bidang studi apa yang akan saya ambil? Bahkan cukup banyak diantara mereka yang berkata, bisakah saya melanjutkan studi saya selanjutnya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang sering kita dengarkan;
1. Dikatakan zaman ini adalah zaman yang kompetitif/penuh persaingan, setiap
orang harus memiliki kemampuan, bakat, keahlian, untuk mencapai keberhasilan.
Apa signifikansi dari semua yang harus dimiliki oleh seseorang dan hubungannya
dengan zaman kompetitif ini?
2. Mengapa setiap kita harus dituntut untuk memiliki motivasi dan visi di dalam
menjalani hidup meniti karier?
3. Seperti yang tadi dikatakan, “zaman ini waktunya adu otak, bukan adu otot” tapi
mengapa masih ditemukan perkelahian atau konflik diantara pelajar/mahasiswa
bahkan karyawan di dalam perusahaan?
4. Sebelum kita menentukan untuk memilih, biasanya kita diperhadapkan dengan
beberapa pilihan. Apakah mempunyai terlalu banyak pilihan itu baik atau buruk?
Mengapa?
5. Di dalam memutuskan untuk melanjutkan studi atau karier, apa saja tips-tips yang
dapat diberikan di dalam menentukan suatu pilhan sesuai dengan keberadaan diri
seseorang?
6. Bagaimana agar kita dapat membuat pilihan-pilihan yang bijaksana di dalam
menjalani proses kehidupan yang dianugerahkan oleh Tuhan?

Keputusan-keputusan yang pernah diambil waktu dini sangatlah berdampak pada masa yang akan datang. Maka dari itu setiap orang harus mampu menentukan pilihan yang terbaik di dalam hidupnya, tentunya melalui pertolongan dan campur tangan Tuhan di dalamnya.

Tidak ada komentar: